Keprihatinan Mahasiswa
basel Terhadap Kondisi Laut Kecamatan
Toboali
Oleh : Sabry Saputra
Mahasiswa STAIN SAS BABEL
Laut adalah kumpulan air asin yang luas dan berhubungan
dengan samudra yang memisahkan dan menghubungkan suatu benua dengan benua
lainnya dan suatu pulau dengan pulau lainnya. Laut juga merupakan tempat
pencarian nafkah bagi para nelayan, dimana mereka dapat beraktifitas untuk
memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Laut juga merupakan salah satu
objek wisata sebagai tempat liburan kumpul keluarga dan menjadi tempat untuk
mengisi waktu yang jenuh seperti ngrefresh otak akibat pekerjaaan yang terlalu
sibuk.
Berbica tentang laut sangat erat
berkaitan dengan para nelayan, dimana laut sebagai wadah untuk melakukan
aktivitas mereka sebagai nelayan. Laut bagi para nelayan merupakan tempat
mereka untuk mencari nafkah mengisi kebutuhan sehari-hari mereka bahkan Banyak sekali aktivitas yang dapat mereka
lakukan seperti penangkapan ikan,cumi-cumi, udang, kepiting dan bahkan udang
sungkur salah satu bahan untuk pembuatan terasi. Berbicara tentang terasi
sangat menarik sekali untuk kebutuhan rumah tangga dan para penjual kuliner
untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini.
Toboali merupakan salah satu
tempat pembuatan terasi yang diminati dipulau Bangka Belitung bahkan banyak sekali peminat terasi buatan
toboali sampai keluar kota Bangka Belitung sebagai oleh-oleh mereka yang datang
dari luar kota ke kota toboali ini. Salah satu bahan pembuatan terasi adalah
udang yang kata orang toboali namanya ”udang sungkur”. pada kenyataan sekarang para nelayan sangat
sulit untuk mendapatkan udang sungkur dikarenakan kondisi laut toboali sekarang
ini semakin hancur ekosistem laut yang diakibatkan Tambang Ikonvensial Laut
yaitu TI Apung. Aktivitas nelayan udang sungkur saat ini tidak dapat lagi
beraktivitas seperti biasanya dikarenakan bekas lobang akibat TI Apung yang
berada di pesisir pantai toboali sangat sulit untuk mereka sebagai nelayan.
Pada fakta sekarang kondisi pesisir laut toboali sangat hancur banyak dampak
pencemaran laut yang jelas dapat merugikan ekosistem laut terutama bagi para
nelayan. Seharusnya peran pemerintah kita dapat bertindak tidak membiarkan
kawasan laut kita yang sudah jelas akan berpengaruh besar terhadap kerusakan
habitat yang ada dilaut diakibat Pertambangan laut yang sudah jelas illegal
tersebut.
Dalam PP No 19 tahun 1999 tentang
pengendalian pencemaran dan/ atau perusak laut pasal 13 setiap orang atau
penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan dilarang melakukan perbuatan yang
dapat menimbulkan kerusakan laut. Tapi faktanya sekarang semakin banyak
pencemaran kerusakan laut di perairan toboali bahkan undang-undang sekarang tidak lagi di patuhi oleh mereka.
Seharusnya pemimpin kita harus tegas menyikapi hal ini. Jangan sampai perairan
pesisir laut kita ini semakin hancur akibat dampak pertambangan illegal
tersebut. Disini para esukutif dan legeslatif harus bisa berkerja sama
menyikapi permasalahan yang dapat merusak ekosistem perairan laut kita ini.seharusnya
kita jangan menggunakan pola pikir masa pendek gunakanlah pola pikir untuk
beberapa puluhan tahun kedepan untuk anak cucu kita nanti yang dapat menikmati
hasil ekosistem laut dan pesisir pantai kita yang sangat indah ini bukannya
untuk merusakannya.
Seharusnya para oknum pemerintah
kita baik esekutif dan legeslatif bahkan OKP dan LSM harus bisa belajar Dari
falsafah Tri Bata yang memiliki tiga prinsip yaitu :(1)rumongso melu
handarbeni(merasa ikut memiliki), (2)wajib melu hangrungkebi(wajib ikut membela
dengan ikhlas), (3) mawas sariro hangrasa wani(mawas diri dan memiliki sifat
berani untuk kebenaran) untuk mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat kita
ini.
Sebagai Mahasiswa berasal dari Bangka
selatan saat pulang kampung ke daerah
sendiri yaitu toboali untuk mengisi aktivitas Libur kuliah sangat memalukan
melihat kondisi Bangka selatan saat ini, hampir dikawasan pesisir laut banyak
terdapat tambang Ikonvesional TI Apung di laut toboali terutama di laut bahar
Sukadamai kecamatan Toboali.yang sudah sangat jelas dampak dari TI Apung sangat
besar terutama bagi pencemaran laut bahkan terumbu karang laut toboali saat ini.
seharusnya pemimpin kita harus bisa melihat kondisi Laut kita saat ini. bahkan
yang sangat berperan dalam menyikapi permasalahan TI Apung Ilegal ini Dinas
Pertambangan Energi dan Dinas kelautan perikanan dan dinas yang terkait harus tegas untuk menyikapi hal-hal yang dapat
merusak ekosistem laut toboali ini. dalam UU No 04 tahun 2009 pasal 158 sudah
sangat jelas yang berbunyi : setiap orang yang melakukan usaha penambangan
tanpa IUP,IPR atau IUPK dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh)
tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,00(sepuluh milyar rupiah).
Harapan Mahasiswa Asli dari
Bangka Selatan hanya satu,yaitu penertiban TI Apung Yang dapat mengakibatkan
Kerusakan ekosistem Laut Toboali ini. jadikanlah Bangka selatan ini sebagai
tempat objek wisata, karena pesisir pantai Bangka selatan sebelum masuknya TI
Apung sangat indah untuk di pandang pemandangan panorama pantai.karena majunya
suatu daerah di nilai dari objek pariwisata yang sangat indah dan dikenali dari
daerah-daerah lainnya.
Maka dari itu perbaikilah aset
objek wisata laut Bangka selatan ini, jangan ada lagi namanya pertambangan laut
yang illegal di pesisir pantai , sangat rugi kabupaten Bangka selatan yang
memiliki objek wisata sangat besar terutama di kawasan pantai tidak dikelola
dengan baik. Jadikan daerah Bangka selatan sebagai daerah objek pariwisata yang
indah dan menawan bagi para turis-turis yang mampir di daerah Bangka selatan.
majukan suatu daerah dengan kemajuan bersama. Terima kasih…
Aku dan Bangka Selatan
Berbicara masalah perjuangan tidak terlepas dari para pahlawan Bangsa ini melawan penjajah yang mau merebut kebebasan masyarakat Indonesia,berbagai cara pun di lakukan untuk menaikan harkat dan martabat bangsa ini, begitu banyak tetesan keringat bahkan darah yang bercucuran hanya untuk menggapai satu kata ia itu “MERDEKA” dan pada akhirnya Proklamasi yang di kumandangan oleh Ir. Soekarno tanggal 17 agustus tahun 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan republik Indonesia sudah mencapai titik yang berbahagia.
Tapi sayangnya saat ini kita masih terus berjuang untuk melawan kezoliman di negeri ini Kutipan dari Ir. Soekarno “yang susah itu bukan melawan bangsa lain melainkan melawan bangsa sendiri” bentuk kezoliman pun beranekaragam.
Terciptanya kemerdekaan Kabupaten Bangka selatan tidak terlepas dari peran presidium – presidium Bangka selatan dengan membentuk kabupaten sendiri dan melepaskan dari provinsi sumatera selatan, dengan kesepakatan bersama terbentuknya provinsi kep. Bangka Belitung
Dengan pertimbangan otonomi di setiap daerah dan Sumber Daya Manusia (SDM)nya menjanjikan “MERDEKA” dan melahirkan putra terbaik daerah Bangka selatan.!!! Saat mereka berjuang anda sedang dimana dan berbuat apa untuk negeri ini??? Di saat mereka berselisih paham dan meneteskan keringat anda pun enggan untuk mengelap keringat mereka!!! seperti apakah tindakan kalian terhadap negeri ini??? Apakah kita termasuk TIM PESTA PORA di setiap ada perayaan selalu MUNCUL!!! Ketika berduka tak TAMPAK batang hidung.
Bangka selatan tanggal 27 januari 2014 kemarin sudah berusia 11 tahun mungkin dengan usia seperti itu negeri ini sudah banyak mengukir prestasi, tapi sayangnya ukiran prestasi Bangka selatan dengan perayaan pekan olahraga provinsi Bangka Belitung III yang di rayakan di negeri bumi junjung besaoh sangat memprihatinkan, bukan perayaan atau pelaksanaanya yang gagal melainkan sikap oknum mafia hukum yang tak jelas aturan dengan jabatan di sandangkannya mafia pun seakan – akan kesurupan setan.!!!
Terkadang jabatan adalah hal yang terbesar dengan kekuasaan yang bisa merubah sesuai dengan keinginan suatu individual ketika mereka yang dalam kepentingan-kepentingan pribadi , dengan jabatan dengan mudahnya mereka bermain yang seakan-akan merekalah sang nahkoda kapal yang dengan mudahnya memerintah untuk memutar haluan.
Saya mencoba mengingatkan kembali memori kita kurang lebih 4 tahun silam
PORPROV BABEL III TAHUN 2010 yang terlaksana dengan meriahnya dengan melibatkan berbagai unsur elemen masyarakat khususnya masyarakat Bangka selatan untuk saling menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi yang jatuh setiap 4 tahun sekali dan akan berputar kembali 28 tahun lagi di kabupaten Bangka selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar